Cerita Seks Bersambung: Skandal di Sebuah Sekolah Pelosok

Cerita Seks Bersambung Paling Hot 2017

Cerita Seks Bersambung 2017
Cerita Seks Bersambung 2017

Catatan TS: Cerita seks bersambung di bawah ini hanya karya FIKSI TS belaka, jika ada kesamaan nama, tempat dan karakter itu bukanlah suatu hal yang disengaja.

Selamat menikmati.
***************************************

Cerita Seks Bersambung – Skandal di Sebuah Sekolah Pelosok

Intro:
Di sebuah WC Cewek sekolah yang sudah sepi karena para siswa sudah pulang, terjadi sebuah pergumulan hebat antara wiwi dan boby.

“Ahhh ahhh ahhh ahhh…sshh…ahhh bob, terus bob” desah wiwi

“Plok…plok….plok” bunyi hantaman biji boby ke bibir meki wiwi…

Mereka ML dengan posisi berdiri dimana kaki kiri wiwi di lipat ke pinggang boby dan wiwi memeluk boby.

Cerita Seks Bersambung Chapter 1 – Sebuah Fantasy

***************************************
Boby

Namaku boby (nama fiktif), aku adalah seorang siswa di sebuah SMA yang jauh dari kota. Aku sebenarnya anak yang kalem,tapi punya fantasy sex yang tinggi. Di sekolah ini aku sering ‘main’ dengan seorang siswi yang bernama wiwi. Wiwi itu gak terlalu cantik kulit kecoklatan, tapi rada manis dan binal yang selalu ngebuat tititku cenut cenut. Beberapa fantasy sex yang pernah kami lakukan seperti ML di raung ganti baju Mall, ML di halte bus, sampai wiwi ngocok tititku di ruang kelas saat gurus lagi jelasin mata pelajaran. Suatu hari, kami punya fantasy untuk ML di sekolah kami, tepatnya di salah satu WC di gedung utama.

Kami janjian setelah sekolah sepi. WC yang kami gunakan adalah WC cewek, setibanya di WC cewek, wiwi sudah menantiku dengan tatapan menggoda. dia agak hiper, jadi seketika aku tiba, langsung ia menarikku masuk ke wc dan membuka celana panjang SMA ku, meraba tititku dan menjilat perlahan-lahan hingga akhirnya tegang. Dia menyepongku dengan sangat telaten. Setelah puas dia sepong tititku, ia lalu berdiri dan melepaskan cd nya dengan gaya striptis tanpa melepas rok panjangnya. Ia mengangkat rok panjangnya sepinggang sebagai kode minta disodok. Aku tak langsung menanggapi, tapi aku cipok dia…lalu mulai kuremas toket dia yang gak besar-besar amat kira-kira ukuran 32B. Kubuka kancing atas bajunya dan branya, dan ku kenyot toket kecilnya itu.

Dia mendesah “Ahh ahh ahh…udah ah bob, cepetan”. Tangan kiriku yang tadinya kupakai untuk meremas toket, kini kupindahkan untuk mengocok mekinya hingga kurasa sudah becek, aku hentikan foreplay ini. Dan membuka celana dan cd ku jadi hanya tersisa baju seragamku saja. wiwi kusuruh berdiri tegak menghadapku dan menyender ke dinding wc, dan kuangkat kaki kirinya, kulingkarkan ke pinggangku. Pelan-pelan kumasukkan tititku yang sepanjang 18 cm ini ke meki wiwi…

“Ahh…cepetan sayang, wiwi gatel…ahh” desah wiwi.

Aku gak mau main cepat, kudorong pelan saja, hingga wiwi jadi belingsatan dan memajukan mekinya sendiri..”plop” tititku masuk.

Lalu kugenjot eksotis wiwi, sambil mencupang lehernya…

“Ahhh…nikmat bob, terus ahh” desah wiwi

Ku percepat genjotanku… “plok plok plok” bunyi bijiku menabrak bibir meki wiwi.

Ku kenyot toket kecilnya lagi…

“Ahhh ahhh ahhh ahhh…sshh…ahhh bob, terus bob” desah wiwi

“Plok…plok….plok” bunyi hantaman biji boby ke bibir meki wiwi semakin keras…

***************************************
Wiwi

Namaku wiwi (nama fiktif), seorang siswi di SMA yang jauh dari kota. Tubuhku kecil dengan tinggi badan sekitar 163 cm, kulitku kecoklatan makanya sering dibully, toketku gak gede2 amat ukuran standar anak SMA yaitu 32B. Gak banyak cowok yang naksir aku….aku anaknya cerewet dan berisik, mungkin karena itu aku dijauhi cowok2.. aku memiliki fantasy sex yang kadang suka menggila, keperawananku sudah hilang sejak smp kelas 2 karena aku masturbasi menggunakan timun ibuku sambil berfantasy ML dengan artis favoritku, hingga SMA aku belum pernah ML dengan kontol beneran, hingga suatu hari aku kenal dengan seorang siswa yang bernama boby, kami sering curhat dan cerita fantasy sex kami masing-masing, hingga akhirnya kami ML di rumahku.

Cerita Seks Bersambung | Hari ini aku dan boby janjian mau melakukan fantasy sex yang buat aku gregetan yaitu ML di sekolah, kami janjian di WC gedung utama, yaitu WC cewek. Aku tiba duluan karena mata pelajaranku selesai duluan. Tak lama, boby tiba. Karena aku sudah tidak sabaran, maka aku menarik boby masuk dan melepaskan celana panjang dan cdnya sekaligus, dan ku kocok kontolnya, kujilat dan kusepong, biar ngaceng cepet, hehe.

Setelah puas kusepong, maka aku membuka cd ku dengan gaya striptis untuk menaikkan gairah boby, kulepaskan cd ku tanpa membuka rokku, biar ngerasain ML pakai rok SMA itu gimana. Kunaikkan rok ku sepinggang,dengan maksud minta segera disodok. Eh si boby malah foreplay dulu, karena lama nunggu foreplay, kuminta dia stop dan genjot aku langsung walaupun kunikmati juga foreplaynya dia, hehe. dia menyuruhku berdiri tegak dan menyender ke dinding wc, lalu dia mengangkat kaki kiriku dan dilingkarkan ke pinggangnya, pelan2 dia masukkan kontolnya… “Ahh…cepetan sayang, wiwi gatel…ahh” desahku. Sialnya si boby malah mau main pelan, jadinya aku belingsatan karena meki ku sudah gatel, dan kumajukan pinggangku sehingga kontol dia masuk penuh.”plop” kontol dia masuk.

Lalu dia menggenjotku dengan eksotis, sambil ia mencupang leherku…

“Ahhh…nikmat bob, terus ahh” desahku

Dia percepat genjotanku… “plok plok plok” bunyi bijinya menabrak bibir meki ku.

Dia kenyot toket kecilku lagi…

“Ahhh ahhh ahhh ahhh…sshh…ahhh bob, terus bob” desahku

“Plok…plok….plok” bunyi hantaman biji boby ke bibir meki ku semakin keras…

***************************************
Saat pergumulan mereka memanas, mereka tidak sadar bahwa di luar ada seorang wanita yang menyaksikan permainan mereka dari pintu WC yang terbuka sedikit. Wanita itu melihat aksi mereka dengan seksama sambil seperti menunggu momen.

Cerita Seks Bersambung Chapter 2 – Ekstrakulikuler Eksotis

Setelah kemarin pergumulan hebat yang dialami boby dan wiwi sebagai hukuman mereka. Pagi ini mereka kembali berjumpa di sekolah dan mereka berbincang “Jadi wi, kemarin siang kamu disuruh apa aja?” Tanya boby. “Deg-degan sekaligus nikmat bob, kamu mesti nonton live deh nanti siang, aku mesti layanin dua bandot tua sekolah kita ini” jawab wiwi. “kalau kamu dihukum apa dengan bu ida bob?” Tanya wiwi.

“Aku disepong sama bu ida dan akhirnya kami ngentot sampai aku crot di anusnya dia, itupun kata dia aku lagi ditraining sama dia buat jadi model di ekstrakulikulernya” jawab boby. “Wah enak dong bisa ngentotin guru, apalagi dia masih baru nikahkan? Pasti mekinya rapet” Tanya wiwi. “Ah tidak juga, mekinya udah rada longgar gak empot lagi, malah lebih empot anusnya. Jangan-jangan dia itu perek kali ya wi? baru nikah udah longgar aja” jawab boby. “Ah yang bener, jangan-jangan bukan perek kali, tapi dia itu mungkin yang biasa muasin dua bandot tua sekolah ini yang sekarang jadi melampiaskan ke aku” ucap wiwi. “Bisa jadi tu, hari ini kita teliti yuk ke gudang SMA sebelum pelajaran berakhir” ajak wiwi.

Boby

Aku dan wiwi janjian di depan gudang SMA untuk membuktikan apa yang kami bincangkan tadi, dan benar saja kami dengar desahan wanita dari dalam gudang, kami mengintip melalui jendela dan yang kami lihat adalah bu ida posisi menungging dan menduduki badan seorang pria, rupanya bu ida lagi digilir oleh pak tejo, pak tikno dan pak kepala sekolah. Kontol pak kepala sekolah lagi dikulum sama bu ida, “Ohh nikmatnya seponganmu ida..” racau pak kepala sekolah. Pak tejo lagi asik menggenjot meki bu ida dengan berbaring di bawahnya, “Walaupun dah sering kita gilir ibu ni, agak terasa longgar sedikit aja memeknya..haha” ucap pak tejo, sementara pak tikno sedang menggenjot anus bu ida dari belakang, “Ahh…pelan-pelan tejo tikno perih bibir memekku, dimasukin dua kontol sekaligus…ahh..sshh” desah bu ida. Tak terasa aku mulai ngocok kontolku disitu. “kan bener bob apa yang aku bilang.” Ucap wiwi, “Eh bob jangan coli juga kali, nanti kamu gak bisa ngentotin ibu ida” ucap wiwi sambil nyentil palkon aku. Lalu kami berdua lekas kembali ke kelas.

Tiba saatnya bel pulang sekolah tiba, aku masih di kelasku menunggu apa yang terjadi padaku hari ini, apa aku akan ngentotin meki bu ida yang sudah digilir bapak-bapak tadi atau aku dapat hukuman lain.

“Tok tok tok” aku dikejutkan dengan ketukan di pintu kelasku, ternyata disitu telah berdiri bu ida. “Boby, kamu ikut saya sekarang” ucap bu ida. Aku mengikuti beliau ke sebuah ruangan kelas yang agak jauh dari kelasku. Dari luar aku mengintip, kelas itu dipenuhi siswi-siswi yang rata-rata aku mengenali wajahnya, ada sekitar 10 siswi. Bu ida lalu mengarahkanku ke UKS sekolah. Setibanya di UKS, “Boby, saya sudah latih dirimu kemarin ngentot, hari ini kamu akan jadi model di kelas ekstrakulikuler saya, nih pakai ini sebagai pengaman identitasmu” ucap bu ida sambil memberikan semacam topeng. “Sekarang kamu tanggalkan cd kamu dan kaos dalammu disini, gunakan celana SMA mu dan baju SMA mu saja serta gunakan topeng itu”, aku turuti kemauan ibu ida.

Setelah itu kami masuk ke kelas tersebut, dan terdengar sorak sorai cewek-cewek di kelas tersebut. Aku deg-degan. Bu ida lalu memberi pembukaan kelas dengan berkata “Anak-anak, hari ini kita kedatangan model siswa yang akan jadi peraga teori yang telah kita pelajari, mohon dipraktikkan dengan benar ya” ucap bu ida. “Yaa bu guru” ucap semua cewek itu. “Hari ini ibu ingin kalian mempratekkan cara sepong penis dan cara menggenjot penis yang benar supaya pasangan puas”, aku tercengang dan sadar bahwa aku akan ngentot dengan banyak meki disini. “Jadi siapa yang ingin mencoba terlebih dahulu?coba sepong? Masing-masing jatah sepong adalah 2 menit”, salah seorang siswi mengangkat tangannya, ternyata dia adalah anti, salah seorang siswi yang memiliki tubuh agak berisi,ukuran toket 36B, wajah manis, berjilbab, pantat bohay.

Spoiler: Mulustrasi Anti

Anti mendekatiku dan membuka celana SMA ku, dia kaget mungkin karena ukuran kontolku yang berbeda tapi ia berusaha tenang, pelan-pelan ia mengocok kontolku hingga tegang, teman-temannya memperhatikan dengan seksama. Setelah tegang, anti mengulum dengan sangat hati-hati namun eksotis…”slurp..slurrp” suara hisapan serta ludah anti saat menyepong kontolku. 2 menit sudah dia mengulum kontolku, tibalah urutan berikutnya yaitu seorang siswi bertubuh kecil, berjilbab, agak binal dengan toket 32B, dia bernama ika.

 

Ika mengelap kontolku yang basah karena ludah anti, dan ia mulai menghisap kontolku sekuat tenaga, sampai aku mendesah kecil menahan nikmat dibuatnya, ternyata dia ngerti cara membuat crot, dia menjilat dan mengemut bijiku sambil terus mengocok kontolku. Aku lumayan kewalahan dibuatnya, 2 menit selesai jatah ika dan dia mengerlingkan sebelah matanya kepadaku. Berikutnya novi, siswi berwajah chinese, sipit-sipit menggemaskan, badan agak berisi, berjilbab dan toket 34B mendekatiku, dia terlihat ragu-ragu memegang kontolku yang basah karena ludah ika, tapi akhirnya dia langsung main cepat dan terasa sekali giginya menggesek palkonku dan itu membuatku ngilu. Kutatap bu ida, bu ida tertawa, sial memang. 2 menit berlalu untuk jatah novi.

Selanjutnya husna, gadis yang kalem kadang cerewet, badannya kayak gitar spanyol karena dia rajin olahraga, toketnya 34B, berjilbab,dan montok mulai mendekatiku sambil tersenyum menggoda, dia mulai menyepong kontolku dengan matanya yang sesekali menatapku seolah ingin membuka topengku. Husna dengan asyik menyepong, sampai-sampai aku merasa akan crot, namun husna sepertinya sudah terlatih, dia menggenggam pangkal kontolku supaya aku tidak crot. Akhirnya selesai jatah dia mengulumku. “Sudah 4 orang, yang belajar sepong penis. Ada lagi kah? Atau langsung ke sesi menggenjot penis?” ucap bu ida. “Langsung sesi menggenjot penis saja bu!” ucap mereka serentak. “Baiklah, untuk sesi menggenjot penis kalian kan belum dapat teorinya, disini ibu akan mempraktekkan langsung ke kalian, dan posisi yang akan ibu gunakan adalah WOT ya anak-anak” ucap bu ida. Bu ida lalu menyuruhku ambil salah satu bangku siswa dan aku duduk mengangkang disitu.

Bu ida membuka cdnya beserta rok kerjanya tanpa membuka busana bagian atas dan jilbabnya. Bu ida lalu mengangkang diatasku, lalu ia memegang kontolku dan diarakan ke mekinya dan perlahan ia masukkan ke mekinya..”Bless” masuk semua kontolku ke meki bu ida. Lalu bu ida mulai menggenjot kontolku , “Ini adalah teknik genjot penis terbaik untuk posisi ini ahh…sshh…bisa juga kalian bumbuin dengan goyang ngebor..ahh…sshh…” bu ida menjelaskan sambil sedikit mendesah lalu ia mempratekkan goyang ngebor yang ia maksud “Seperti ini anak-anak…ssshh… ahh…sshh…jatah genjot penis untuk masing-masing kalian adalah 4 menit ahh.. “. Novi, anti, ika, dan husna maju kedepan dengan maksud ingin merasakan kontolku duluan.

Bu ida lalu berdiri dan berkata “silahkan kalian berempat diskusi atau suit siapa yang akan menggenjot duluan”,hasil diskusi dan suit adalah urutannya husna,anti,novi dan ika. Aku yang masih mengangkang dengan kontol tegang melihat husna menurunkan cdnya beserta rok SMA nya, terlihat meki rapat dengan jembut tebal, lalu husna mengambil posisi seperti bu ida tadi. Dan “bless” kontolku masuk ke meki rapet husna.. “Ahh..” desahku. “Ahh..panjang…mendesah juga kamu ya..sshh” ucap husna ke diriku. Husna lalu menggenjot eksotis kontolku sambil membungkukkan tubuhnya ke depan, dan itu memberikan sensasi sangat rapat pada mekinya… “Ouhh..aahhh…ssshh” hanya itu yang keluar dari mulut husna, lalu ia mempratekkan goyang ngebor.. malah aku yang jadi mendesah..sisa 1 menit…rupanya husna akan orgasme terasa mekinya berkedut-kedut dan ia menggenjotku sangat keras bangku ini mulai berderit…”ahhh aku keluar sshh..” cairan meki husna tumpah ruah menyembur ke palkon ku dan ia berusaha berdiri dengan lantung lemas karena ia tau ada 3 meki yang menanti untuk disodok..dari mekinya terlihat cairan cintanya meleleh.

Berikutnya anti, anti hanya menurunkan cdnya saja sehingga aku tidak dapat melihat bentuk mekinya. Anti dengan sigap mengambil posisi dan menduduki kontolku..”Ahh gede…”ucapnya singkat. Meki anti tidak sesempit husna, namun lebih seret sehingga menambah sensasi bagi kontolku. Dia mulai mempratekkan goyang ngebor teori bu ida, “Ohh sshh…kontolnya sodok yang dalem ahhh..” racaunya…jatah 4 menit anti tidak banyak desahan dan ia tidak sempat orgasme karena kurasa ia sudah sering ngentot.

Berikutnya novi, ia membuka cd dan rok SMA sama seperti husna sehingga aku dapat melihat bentuk mekinya berbibir kecil kayaknya baru 1 atau 2 kali ngentot, bulu tipis-tipis. Sama seperti 2 sebelumnya, novi mengambil posisi dan mulai menggenjotku, tidak selincah husna dan anti, novi sangat pelan dan takut-takut saat menggenjot, “Ihhh..uhh..ahh” hanya desahan kecil yang terdengar dari mulutnya, sedikit mengecewakanku tapi tak apa kupikir, di lain waktu akan kuajari ngentot ni cewek, habis sudah 4 menit novi.

Selanjutnya ika, ika membuka roknya, ia membuka cdnya sebentar lalu menutupnya lagi ia hanya ingin aku melihat sekejap, lalu ia bersusah payah memasukkan kontolku ke mekinya yang tertutup cd, akhirnya bisa juga…”Ahh..auhhh…nikmat…entot aku sayang..” desah ika yang bener-bener binal. Ika mempraktekkan goyang ngebor sambil terus mendesah, aku yang rasanya tidak tahan mau crot, lagi-lagi tertahan oleh genggaman tangannya ika, lalu ika berkata “bu ida, mas ini mau crot ni, gimana?”, bu ida mendekati kami berlima dan berkata “siapa tadi yang sudah hampir orgasme?”, anti mengangkat tangan, “anti silahkan genjot mas ini, kira-kira mau crot genggam lagi ya” ucap bu ida..”siksaan apa ini” aku membatin.

“Anak-anak yang belum nyicip sepong tadi siapa ya? Siapa yang sekarang mau nyepong?” ucap bu ida. Salah seorang siswi acungkan tangannya dan mendekati kami, aku terkejut ternyata dia adalah yanti, gadis yang dulu mengambil keperjakaanku semasa SMP, dia bertubuh seksi, toketnya sekitar 32C, agak berisi badannya. Yanti mendekatiku dan menanti sesi sepong jatah dia dimulai. Anti telah mengambil posisi dan menggenjotku dengan penuh nafsu, “Ahh mas…ohh…entot anti mas…”

Sekitar 2 menit anti menggenjotku akhirnya dia memuntahkan cairan cintanya ke palkonku dengan sangat deras….bu ida sadar bahwa aku belum cukup terangsang untuk crot, maka dari itu bu ida memberikan kode mata ke yanti, lalu yanti yang tadi disuruh nyepong dia malah membuka cd dan rok SMA nya dan menduduki kontolku, langsung dengan ganas menggenjotku “Ahhh…mass…gede mass….puasin yanti mass…” aku tak tahan akhirnya mendesah “ahh yanti…ohh..memekmu jos!”, terasa kontolku akan muncrat. Yanti melepaskan genjotannya lalu jongkok di bawah bangku, langsung melumat kontolku dengan ganas..”Ahh..aku keluar..ahh” desahku. “Crot.crot.crot” ada sekitar 3 semburan pejuku di mulut yanti…yanti membersihkan kontolku dengan mulutnya lalu segera membereskan pakainnya.

Kelas ekstrakulikuler itu berakhir setelah aku muncrat..perlahan-lahan para siswi mulai meninggalkan kelas, dan tinggal aku yang masih tidak mengenakan celana terduduk lemas di bangku dan bu ida yang sedang membereskan barang-barangnya. “Bagus kerjamu hari ini, masih ada 5 hari lagi masa kamu bertugas, besok di jam istirahat, saya mau kamu ke labor biologi untuk cek kualitas spermamu, disana ada klinik kecil-kecilan untuk cek sperma.” Ucap bu ida. Aku hanya mengangguk.

Cerita seks bersambung untuk chapter ini selesai. Menarik?perlu dilanjut? Mohon komentarnya suhu.

Cerita Seks Bersambung Chapter 3 – Si gadis lembut

****************************************************
Boby

Setelah kemarin aku harus memuaskan para siswi di ekstrakulikuler seks itu, hari ini saat jam istirahat, seperti pesan bu ida ku harus ke ruang labor biologi yang letaknya jauh dari gedung kelas, lebih ke kebun sekolah untuk melakukan pengecekan spermaku.

Setibanya di labor tersebut aku disambut oleh husna dan salah satu siswi lainnya yang kuketahui namanya nia, seorang gadis berjilbab panjang, berwajah kalem, toketnya samar-samar 34B, hari ini iya menggunakan jilbab panjang berwarna putih menyesuaikan baju osis lengan panjang yang ia gunakan, rok SMAnya longgar.

“Ngapain bob jam segini kesini?” Tanya husna. “Ini na, aku mau cek sperma atas permintaan bu ida” jawabku. Husna terlihat terkejut, dan menarikku ke ruangan uji sperma yang mirip seperti ruang pemeriksaan dokter, “cek sperma?jangan-jangan yang menjadi model seks kemarin siang itu kamu ya?” Tanya husna. Aku nunduk malu. “Iya na” jawabku singkat.

Wajah husna terlihat bahagia, “disini cek sperma ada servisnya loh..” ucap husna, “servis apa?” tanyaku. “Kalau cek sperma biasa kan si pria yang mau diuji spermanya perlu masturbasi sendiri dan dimasukkan ke wadah, tapi kalau disini kami menyediakan servis sepong dan ngentot”, aku kaget, “bayar ndak?” tanyaku.

“Kalau sepong aja ndak bayar, kalau ngentot menyesuaikan petugasnya, kalau sama aku sampai puas 200 ribu aja bob” jelas husna. “Oo gitu, kalau si nia itu bisa ndak diminta jasa ngentot?” tanyaku, “Oo kamu tertarik dengan nia? Bisa, biasanya dia minta 500 ribu loh karena kan dia berjilbab panjang gitu, jadinya jual mahal, tapi kamu coba aja deh”.

Mendengar pernyataan husna bahwa si nia bisa ‘dipake’ juga aku senang sekaligus deg-degan. Aku keluar dari ruang uji,”hai nia, kamu petugas disini juga?” tanyaku pada nia. “Iya ni bob, mau cek sperma ya?” Tanya nia. “Iya ni nia, kamu bisa servis aku ndak?” tanyaku. Nia menatapku sekejap lalu berkata

“Bisa sih, mau full ya? Kalau full 500 ribu bob”, aku mengecek dompetku dan ternyata aku hanya membawa 300 ribu itupun uang sisa bayar spp. “Gak bisa kurang ya nia?” tanyaku. “Bisa aja sih, tapi ada syarat” jawab nia.

“Apa itu syaratnya?” tanyaku. “Ukuran penismu harus lebih dari 16 cm, dengan diameter cukup gemuk dan mampu bertahan kurang lebih 10 menit saat aku servis, maka bisa jadi kamu kubuat gratis. Gimana?”, aku sedikit kaget mendengar penjelasannya. “Oke, boleh kamu cek dulu?” tanyaku. “Baik, mari masuk ke ruang uji” ucap nia.

-Ruang Uji Sperma-

Aku membuka celana SMA ku beserta cd ku dan memperlihatkan kontolku yang masih lemas ke nia, nia memperhatikan dengan seksama, nia memintaku baring telentang di kasur uji. Nia mempersiapkan stopwatch untuk menghitung kemampuanku bertahan selama ngentot. Lalu ia mulai mengelus dan mengocok pelan kontolku seolah dia sudah terbiasa megang kontol.

“Gede juga ya…” ucapnya singkat. Saat kontolku sudah tegang, matanya sedikit terbelalak namun mencoba tetap tenang, karena rupanya tantangan yang ia berikan bisa kupenuhi, kontolku yang mengacung tegang ia tatap dengan wajah horny sambil terus dia kocok.

Nia naikkan lengan baju osisnya sedikit,mungkin supaya tidak belepotan kalau aku crot. Nia selempangkan jilbab panjangnya ke bahu, dan pelan tapi pasti ia mulai mengecup kontolku dan mengulum penuh kontolku, “Hmmm..slurp..mmm” desah manja nia, aku melihat aktifitas nia, ternyata dia melakukan teknik deepthroat dengan sangat telaten.

Palkonku iya emut dengan kuat berharap aku lekas crot supaya ia tidak jadi menggratiskanku, tapi aku sudah cukup terlatih dengan kejadian 2 hari terakhir ini.

Akhirnya setelah 4 menit nia sepong kontolku dia menyerah, lalu berdiri tegak kembali, menurunkan cdnya tanpa membuka rok dan melepaskan branya tanpa membuka baju osis dan jilbabnya.

Setelah dia menanggalkan semua dalamannya, ia naik ke kasur uji, dan bukannya langsung memasukkan kontolku, tapi dia menggesek-gesekkan bibir mekinya ke batang kontolku dahulu, terasa geli-geli efek gesekan bulu jembut nia. “Mungkin dia dari tadi belum horny maka dari itu dia gesek-gesek dulu” pikirku. Setelah puas dia menggesek mekinya, ia mencium bibirku dengan manja, membuka baju osisku dan menjilat leherku, “dia mencupangku!” diriku membatin.

Aku pun tidak tinggal diam, aku menarik tubuhnya agar menimpa tubuhku karena dari tadi nia berposisi duduk diatas kontolku sambil kedua tangannya bertopang di kasur uji, setelah tubuh kami bersatu, aku naikkan sedikit jilbab panjangnya agar aku dapat mencupang juga lehernya “Auhh..sshh..jangan keras cupangnya..” desah nia.

Aku membuka kancing atas baju osisnya, lalu aku meremas toketnya kanan dan kiri secara bergantian, aku melumat toketnya sambil sesekali mencupang “Ahh udah yaa…plis..” nia memohon.

Karena udah kepalang tanggung, aku peluk nia lagi dan kubalikkan posisi kami, nia dibawah aku diatas, aku perlahan masukkan kontolku ke liang mekinya, terlihat nia menggoyang-goyangkan pinggulnya bertanda minta segera disodok, satu kali hujaman masuk semua kontolku ke meki nia, “Auuhhh….asshh…gede banget…ohh..” desah nia, aku menaikkan tempo genjotanku.

Sekitar 3 menit aku menggenjotnya, nia berkata “Ahh..ohh…bob, aku sampai bob ahh…sshh”, detik-detik menjelang dia orgasme, kutarik keluar dengan cepat kontolku dari meki nia. “Ahh..kok dikeluarin bob, tanggung sayang…” desah kecewa nia, “Mau aku lanjutin? Ada syarat, kamu harus mau puasin aku kapanpun dan dimanapun aku horny!” pintaku dengan nada ancam ke nia.

“Ahh..plis…jangan gitu ah…aku perek, buka gratisan!” ucap nia sedikit kesal. Kumasukkan sedikit palkonku dan kutarik keluar lagi, “Bener ni ndak mau?” tanyaku..”Ahh plis puasin aku, iya iya deh aku mau bob, plis entotin aku sekarang..” jawab nia, mendengar jawabannya aku tersenyum, sebelum eksekusi nia ini dimulai aku meletakkan sebuah kamera kecil di sudut ruangan yang akan merekam aktifitas kami dan sudah tentu pernyataan nia tadi terekam, hehe.

Kumasukkan kembali kontolku ke meki nia dengan sekali hujam dan membuatnya berteriak kecil, lalu kupompa dengan sangat cepat..”Ouh Ouh ahh ahh bob aku keluar” desah nia. Terasa di palkonku cairan hangat dari meki nia menyembur keras, dan muncrat kecil ke perutku. “Ahh..ahh..puas bob..” desah nia sambil nafas tersengal-sengal.

Setelah 6 menit kupermainkan nia hingga ia dapatkan orgasme pertamanya, aku masih belum merasa akan muncrat. Setelah nafas nia berangsur normal, aku kembali memompanya, “Nikmat bob..sodok dalem bob..” desah nia. Aku terus menggenjotnya, setelah 3 menit aku menggenjotnya, aku merasa akan segera muncrat, gak mungkin aku menekan pangkal kontolku sekarang, kalau nia tau aku bisa dianggap gagal olehnya. Jadi aku mencari cara dan berkata ke nia “Ahh..nia, aku hampir sampai ni nia..ohh”, “Ahh baru 9 menit, lemah kamu! Ayo 500 ribu! Haha Ohh” ejek nia sambil mendesah.

“Mana wadah spermanya nia?” tanyaku, “Oh iya…ahhh…di meja sana..ohh..” jawab nia sambil mendesah, ku melihat meja yang dimaksud, lalu kuhentikan genjotanku dan nia berpikir kalau aku akan mengambilnya, padahal aku turun dari kasur uji lalu aku menyuruh nia doggy style dengan bertumpu pada kasur uji, “Ahh udah mau crot aja, sok ganti posisi…ahh” ejek nia. Aku diam saja dan menggenjotnya pelan, lalu aku peluk tubuhnya dan ku tarik bahunya dari posisi dia membungkuk jadi berdiri tegak sama denganku,yaitu dia membelakangiku, dengan kontolku masih tertanam di mekinya.

“Apa-apaan kamu bob?Ahh..” Tanya nia. “Sst diam dan nikmati saja, sekarang kamu jalan ke meja tempat wadah itu dan jangan lepasin kontolku” perintahku pada nia. Nia mencoba berjalan pelan dan sambil membungkuk, sementara aku masih asik menggenjot pelan mekinya…saat tiba di meja tersebut nia memegang pinggiran meja sebagai tumpuan lalu berkata “Nih wadahnya, cepat crot dan bayar aku!” perintah nia. aku mengabaikannya dan terus menggenjot nia,

“Hei..jangan crot di meki aku ya! Nanti aku hamil bangsat!” nia ngomel dengan carut. Aku melihat stopwatch nia dan ternyata sudah 10 menit 45 detik, jadi hasilnya aku menang. Kupercepat pompaan aku sambil ku berkata “Woi perek, liat tu stopwatchmu sudah lebih 11 menit, ahhh…aku ngentot kamu gratis pokoknya..aahh nia”, terasa kontolku getar-getar lalu kuletakkan wadah sperma tersebut diatas pantat nia, kutarik keluar kontolku dan kutumpahkan semua spermaku ke wadah tersebut, nia terlihat malu dan kecewa karena aku tidak melanjutkan.

Setelah semua spermaku keluar, terasa kontolku masih keras, sesaat nia akan protes “Iya emang 11 menit, tapi aku belum orgasme ini bangs…ahh..aahh” nia tak sempat melajutkan kata-katanya karena aku memasukkan kembali kontolku, kuletak kembali wadah sperma itu ke meja, dan aku melanjutkan ngentotin nia, “Ouuhh…ahhh…bob, kok masih ngentotin aku? Ahh” desah nia,

“Karena aku tau kamu belum puas sayang..ohh” desahku, aku genjot dengan cepat meki nia karena terasa dinding mekinya berkedut-kedut tanda akan orgasme, “Ahh boby aku keluar ahh…” desah nia, kali ini semprotan cairan cinta nia jauh lebih banyak daripada yang pertama,hingga meleleh ke pahanya dan mengenai roknya.

Setelah aku melemaskan kontolku dan mulai memakai pakaianku, aku melihat nia duduk menatapi wadah spermaku, ku bertanya “kenapa nia?”, “ternyata ada juga ya kontol yang bisa memuaskan aku seperti ini, kontol pak kepala sekolah pun yang besar itu tak mampu membuat aku orgasme dua kali” ucap nia.

Aku tertegun sejenak ternyata dia pernah ngentot dengan pak kepala sekolah juga sama seperti bu ida. “Hehe bisa aja kamu nia, lain kali kalau aku perlu ngentot mekimu, harus siap ya” ucapku, “Enak aja gratis, bayar dong walaupun ndak 500 ribu” jawab nia. “Eh mana bisa, kan tadi waktu ngentot dirimu bilang bakal gratisin aku selama-lamanya” kataku, nia kaget dan bingung, aku segera ke pojok ruangan dan mengambil kamera yang kusembunyika.

“Aku punya ini loh, sebagai bukti pernyataanmu” kataku, “Bangsat kamu bob, kamu merekamku ya. Plis jangan disebarin yaa..” mohon nia. “Boleh ndak disebarin, tapi ingat kamu harus mau ngentot denganku kapanpun dan dimanapun!” perintahku. Nia terlihat lemas lalu berkata “Iya deh iya deh yang penting jangan kamu sebar ya..plis banget” mohon nia. Aku keluar ruangan dengan hati bahagia bisa dapatin perek jilbab panjang secara gratis.

Chapter in selesai, nantikan chapter berikutnya.

Cerita Seks Bersambung Chapter 4 – Hari Sial Wiwi

Ini adalah hari ketiga bagi wiwi untuk melaksanakan hukumannya dengan menjadi pemuas nafsu pak tejo dan pak tikno, hari ini wiwi merasa lemas karena 2 hari berturut-turut ia harus melayani nafsu bejat dua bandot tua itu. Saat pelajaran olahraga tiba, wiwi lekas berlari ke lapangan futsal yang ada di sekolahnya. Disana sudah berkumpul teman-teman sekelasnya.

Saat melakukan pemanasan, wiwi mendengar dua teman laki-laki yang berada dibelakangnya berbincang “Eh bro, lu tau gak, di sekolah kita ini ada siswi yang jadi perek loh?” kata si A, “Ah yang bener lu?” jawab B, “iya bener, semalam gua lewat di gudang sekolah kita, gue mendengar desahan cewek”. Wiwi mendengar pembicaraan itu langsung merinding karena ternyata ada yang tau apa yang dia lakukan beberapa hari ini.

Saat pelajaran olahraga berlangsung, dua anak laki-laki itu melihat wiwi terus menerus, karena tidak tahan diliatin, wiwi akhirnya memutuskan beristirahat dekat pohon yang agak jauh dari lapangan tersebut. Namun dia tidak sadar bahwa dua anak laki-laki itu mengikutinya.

Wiwi

“Sial, bagaimana mereka bisa tau tentang aku jadi perek di sekolah ini?” aku merenung di bawah pohon. “hei” aku dikejutkan oleh kedua anak laki-laki itu yang tadi rupanya mengikutiku. “Mau apa kalian ngikutin aku?” tantangku. “Diam lu perek! Cepet puasin kami berdua, atau ..” kata si A, “atau apa?” Tanyaku.

Si A lalu memperlihatkan hpnya ke diriku sambil berkata “Atau bokep lu main sama pak tejo dan tikno gue sebar.”, “Plis jangan…” aku memohon. “Kalau gak mau disebar, lu cukup sepongin kontol kami sekarang, cepet!” perintah A. Aku bingung harus ngapain, jadi aku putuskan untuk terima permintaan mereka saja. Kubuka celana olahraga si A dan si B, dan kontol mereka sudah tegang dari tadi, kontol mereka lebih pendek dari pak tejo maupun pak tikno hanya seukuran 14 cm, aku tertawa dalam hati.

Dengan lincah aku mengulum kontol si A, sekaligus aku mengocok kontol si B dengan tangan kananku.. “Ah wiwi…seponganmu mantep” desah si A. Lalu secara bergantian kusepong juga punya si B. Kurasa mereka belum pernah ngentot, karena baru disepong 3 menit saja, sudah mau muncrat.

Peju si A memenuhi wajahku dan peju si B meluber dari mulutku. “Mantap sepongannya, kapan-kapan siap kami gangbang ya perek!”ucap si B, “sok sok mau gangbang, disepong aja bentar udah crot, haha” aku membatin. Mereka kemudian menggunakan celana mereka dan kembali ke lapangan. Sementara aku yang berlumuran peju, pergi ke wc terdekat untuk membersihkan wajah dan rambutku dari peju mereka.

Jam pelajaran sekolah telah berakhir, ini artinya aku harus melakukan tugasku menjadi perek untuk pak tejo dan pak tikno. Namun sesaat aku mau beranjak menuju gudang SMA, aku ditahan oleh bu ida. “Wiwi, sini ikut saya dulu, ada hal lain yang perlu kamu lakukan” ucap bu ida. Lalu aku mengikuti bu ida menuju ruang kepala sekolah, disana pak kepala sekolah sudah menungguku dan bu ida.

“Wiwi, hari ini kamu layanin pak kepala sekolah ya, untuk pak tejo dan pak tikno biar ibu yang tangani” ucap bu ida. “Tapi..tapi bu” aku berusaha mengelak. “Sudah, jangan ragu, layani saja beliau, kalau pelayananmu memuaskan maka ia akan membayar uang sppmu” ucap bu ida. Aku manggut-manggut saja, tapi bu ida tidak langsung meninggalkan kami.

Bu ida berkata “ayo yang di bawah meja pak kepala sekolah ganti shift ya”, aku tak tau siapa yang di bawah meja. Gadis itu keluar dari bawah meja pak kepala sekolah, yang ternyata dia adalah nia, siswi kelas sebelah yang dikenal alim dengan jilbab panjangnya, dilihat dari mulutnya, sepertinya dia habis sepongin pak kepala sekolah. “Wah perek syar’i ni” pikirku. “Selamat puasin pak kepsek ya wi” ucapnya seraya meninggalkan ruangan kepsek bareng bu ida.

Aku yang hari ini menggunakan baju batik dan rok hitam mulai mendekati pak kepsek, “sini nak wiwi, jangan malu” ajak pak kepsek. Aku mendekatinya dan melihat kontolnya yang sudah tegang dan basah, mungkin basah karena liur si nia tadi. Aku jongkok di depan kursi pak kepsek, dan mulai mengocok dan mengulum kontolnya.. “Ahh wiwi, emutanmu sebanding dengan emutan nia, tapi apa memekmu masih rapet..ohh” ucap pak kepsek.

“Sudahi sepongnya, bapak ingin segera ngentotin kamu” ucap pak kepsek. Pak kepsek lalu memposisikan aku dengan posisi doggy style dan aku bertumpu di jendela, jadi jika ada orang yang diluar maka dengan mudahnya dapat melihatku digenjot. Rok hitamku dilepaskan oleh pak kepsek beserta cdku, bukannya langsung ngentotin aku, tapi dia malah jongkok dan mulai menjilati meki ku, “Ahh..ouh..pak…geli pak meki wiwi…” desahku.

Terasa mekiku semakin becek, pak kepsek mengetahui aku telah horny maka ia kembali bangkit dan memposisikan kontolnya di bibir mekiku, dan dengan sedikit kasar ia menusuk mekiku dengan kontolnya yang agak gede plus minus kontol pak tikno itu, “Auh pak..sshh” desahku. “Ohh memekmu masih sempit ternyata….saya bosan dengan memek bu ida yang mulai longgar…ohh..” ucap pak kepsek seraya menggenjotku.

Aku yang digenjot keras oleh pak kepsek terangguk angguk di tepi jendela…setelah 2 menitan di posisi ini, pak kepsek minta ganti posisi, dia memintaku untuk menghadapnya dan menaikkan badanku ke tubuhnya dalam posisi berdiri bisa dikatakan aku dientot sambil digendong olehnya, terasa semakin dalam kontolnya menusuk mekiku “Ahh…pak…enjot wiwi pak…” desahku…lalu pak kepsek berusaha berjalan mengitari ruangannya sambil melompat ringan untuk menggenjotku….”ahh ahh ahh…wiwi, bapak sudah mau keluar…” desah pak kepsek.

Aku terkejut, kontol gede tapi edi tansil. “Ahh..dikit lagi dong ahh pak…” desahku, “bapak udah gak kuat sayang…ahh” desah pak kepsek…”Plis jangan di meki wiwi pak, wiwi gak mau hamil…ahh” desahku.

Lalu pak kepsek menurunkanku dari gendongannya dan memposisikan aku doggy style kembali tapi kali ini aku bertumpu di meja kerjanya, selama perubahan posisi dia melepas kontolnya dari mekiku, tepat aku sudah pada posisi yang ia minta, ia bukannya menggenjot mekiku tapi dia malah memaksakan kontolnya masuk ke anusku..”aahh sakit pak, plis jangan di anus wiwi..perih pak” desahku, tapi ia tak menggubris perkataanku dan terus melesakkan kontolnya ke anusku hingga masuk semua, aku merasa bahwa anusku koyak karena dipaksa masuk kontol kayak gini.

Cerita Seks Bersambung | Aku lemas dan hendak terjatuh namun ditopang oleh beliau, lalu beliau menggenjot anusku perlahan..”ahhh pedih pak…plis jangan disitu pak” desahku..dia tetap tidak mendengarkanku dan semakin mempercepat genjotannya dan itu membuat anusku semakin perih namun ada sensasi nikmat yang berbeda.

“Cplok…cplok” suara biji pak kepsek menabrak pantatku. “aahh wiwi, bapak muncrat sekarang..ohhh…” pak kepsek mengerang keras dan memuntahkan pejunya di anusku dengan sangat banyak sampai meluber ke mekiku dan pahaku, setelah puas ia mengeluarkan pejunya, ia melepaskan kontolnya dari anusku, dan aku merasakan perih yang teramat perih di anusku dan kupegang terasa ada peju lalu kulihat ternyata disertai dengan darah segar.

”Sial…anusku dah jebol juga” aku membatin. Aku tak dapat duduk karena anusku pedih, “Makasih banyak wiwi udah berikan anus perawanmu ke bapak, nanti bapak bayarin sppmu ya” ucapnya sambil meremas toketku. Aku cemberut sedikit dan memakai kembali pakaianku, aku mencari dalamanku, hilang entah kemana. “Oh ya wiwi, bapak minta cd dan bramu ya, buat bahan coli kalau ndak jumpa dirimu, hehe” ucap pak kepsek sambil mencium-ciumi cd ku. “Bandot tua bangsat…sakit anusku bangsat” aku mengutuk di dalam hati. Aku pulang dengan tanpa dalaman, dan anus yang telah jebol.

Sekian cerita seks bersambung untuk chapter ini. Nantikan cerita berikutnya…. (Baca lanjutannya DISINI)

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*